Menyemai Benih Kebajikan: Rekoleksi Kelas XI SMA Santo Yosef, Meniti Jejak Kesetiaan Sang Pelindung
DURI, 18 September 2026 – Dalam keheningan alam yang teduh dan reflektif, aura spiritualitas terpancar kuat menyelimuti seluruh siswa-siswi kelas XI SMA Santo Yosef. Berbeda dari biasanya, kegiatan Rekoleksi keagamaan tahun ini digelar di alam terbuka, memanfaatkan keasrian dan ketenangan taman Seroja Duri. Di bawah rindangnya pepohonan, para siswa melebur dalam untaian doa dan perenungan rohani. Mengusung tema yang kuat dan visioner, “Bangkit, Bertanggung Jawab, Berbagi Kasih: Menjadi Pribadi yang Serius, Mandiri, dan Peduli”, kegiatan ini hadir sebagai oase spiritual di tengah dinamika masa muda yang penuh tantangan.
Dipandu oleh narasumber kharismatik, Sdr. Robin Situmorang, OFMCap, para siswa diajak untuk menyatu dengan alam sekaligus menyelami kedalaman makna eksistensi diri mereka. Kegiatan yang penuh kedamaian ini turut didampingi secara penuh oleh jajaran pendidik yang suportif: Kepala Sekolah Ibu Yenni Kacaribu, S.S, Wakasek Kesiswaan Ibu Nelly, S.Si, Wakil Kepala Sekolah sekaligus Guru Agama Bapak Baltasar Jambar, S.Ag, serta para Wali Kelas XI yang penuh dedikasi, Ibu Magdalena Nada Cristine, S.Pd dan Ibu Yolanda Febrina Sitanggang, S.Pd.
Foto Kepala Sekolah Menyampaikan Sambutan
Tujuan Kegiatan: Merajut Karakter di Usia Remaja
Rekoleksi di alam terbuka ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda tahunan, melainkan sebagai sebuah jembatan spiritual untuk membantu siswa kelas XI:
- Menemukan Titik Balik (Bangkit): Mengajak siswa bangkit dari kenyamanan atau keterpurukan akademis dan personal menuju semangat baru.
- Menumbuhkan Akuntabilitas Diri (Bertanggung Jawab): Membentuk pribadi yang serius dalam studi serta mandiri dalam mengambil keputusan hidup.
- Mengasah Kepekaan Sosial (Berbagi Kasih): Menginspirasi siswa agar tidak menutup mata pada lingkungan sekitar, melainkan menjadi pribadi yang peduli.
Foto Kesiswaan menyampaikan urutan acara dan kesepakatan
Manfaat dan Relevansi dengan 7 Keutamaan Santo Yosef
Bagi siswa kelas XI yang berada di gerbang pendewasaan, tema rekoleksi ini beresonansi kuat dengan 7 Keutamaan Santo Yosef, pelindung suci sekolah kita. Atmosfer taman Seroja yang bersahaja membantu siswa memetik manfaat nyata yang merefleksikan spiritualitas tersebut:
- Pribadi yang Serius (Refleksi Bapa yang Tulus Hati & Penuh Ketaatan): Siswa diajak meneladani keseriusan Santo Yosef dalam mendengarkan kehendak Allah. Mereka dibimbing untuk serius menggapai cita-cita dengan ketulusan hati tanpa kepalsuan.
- Pribadi yang Mandiri (Refleksi Pekerja Keras & Bapa yang Berani): Seperti Santo Yosef yang mandiri dan berani melindungi Keluarga Kudus lewat tetesan keringatnya sebagai tukang kayu, siswa kelas XI ditempa di alam terbuka untuk tidak bergantung pada orang lain, melainkan teguh berdiri di atas kaki sendiri dalam menghadapi tantangan zaman.
- Pribadi yang Peduli (Refleksi Bapa yang Mengasihi, Lemah Lembut, & Tersembunyi): Melalui kedekatan dengan alam ciptaan, siswa belajar bahwa Santo Yosef adalah personifikasi dari cinta yang tidak egois dan protektif dalam kesunyian. Siswa diajarkan bahwa berbagi kasih tidak harus selalu mencari panggung publik; kepedulian yang sejati lahir dari tindakan nyata yang penuh kelembutan bagi sesama.
Melalui momen rekoleksi di taman Seroja Duri ini, SMA Santo Yosef berharap para siswa kelas XI pulang membawa lentera baru di hati mereka. Menjadi tunas-tunas muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga anggun dalam moralitas, tangguh dalam kemandirian, dan melimpah dalam kasih.
Selamat berproses, anak-anakku kelas XI. Mari bangkit, bertanggung jawab, dan terus berbagi kasih!
Foto-Foto Kegiatan:
